
Bertemakan merajut spiritual dan kebersamaan di SMAN 1 Gondangwetan Pasuruan, sekolah mengembangkan budaya positif keagamaan baik dalam kegiatan spiritual maupun kegiatan lain yang dilakukan secara kompak dan berkesinambungan. SMAN 1 Gondangwetan Pasuruan senantiasa berupaya menanamkan nilai-nilai religius dan memperkuat karakter peserta didik. Salah satu inisiatif yang patut diacungi jempol adalah kegiatan Khotmil Qur’an rutin yang dilaksanakan setiap Jumat Legi dalam setiap bulannya. Kegiatan ini bukan hanya sekadar pembacaan Al-Qur’an, melainkan sebuah manifestasi dari komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan yang religius, damai, dan penuh keberkahan.
Jumat Legi, sebuah penanggalan Jawa yang diyakini memiliki aura spiritual khusus, dipilih sebagai momentum yang tepat untuk kegiatan ini. Setiap pagi di hari yang istimewa ini, suasana di SMAN 1 Gondangwetan terasa berbeda. Gemuruh canda ria peserta didik sedikit mereda, berganti dengan lantunan ayat-ayat suci yang mengalun dari berbagai sudut. Para peserta didik, guru, dan staf sekolah berkumpul di halaman sekolah, bersama-sama melafalkan ayat-ayat ilahi. Pembagian juz biasanya sudah diatur sebelumnya, memastikan bahwa satu putaran penuh Al-Qur’an dapat terselesaikan.
Lebih dari sekadar ritual, Khotmil Qur’an ini menawarkan banyak manfaat. Pertama, menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an. Dengan rutin berinteraksi langsung dengan kitab suci, peserta didik diharapkan tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Kedua, kegiatan ini memperkuat spiritualitas dan mental peserta didik. Di tengah gempuran informasi dan tekanan akademik, Khotmil Qur’an menjadi oase yang menenangkan, membantu peserta didik menemukan ketenangan batin dan memperkokoh keimanan mereka.
Kegiatan Khotmil Qur’an ini memupuk rasa kebersamaan dan persatuan di antara seluruh warga sekolah. Ketika semua elemen sekolah bersatu dalam satu tujuan mulia untuk mengkhatamkan Al-Qur’an, ikatan silaturahmi menjadi lebih erat.
Khotmil Qur’an Jumat Legi di SMAN 1 Gondangwetan Pasuruan adalah contoh nyata bagaimana sebuah institusi pendidikan dapat mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kurikulumnya. Ini bukan hanya tentang menghasilkan peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga yang memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat. Semoga kegiatan mulia ini dapat terus lestari dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk menciptakan generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan senantiasa mencintai Al-Qur’an.
Ditulis Oleh,
Wahyuningsih, S.Pd