SMA Negeri 1 Gondangwetan Official

Sejarah dan Profil SMA Negeri 1 Gondangwetan

Penulis

Yuni Ernawati, S.Pd., M.Pd

Waka Humas SMAN 1 Gondangwetan

 

SMA Negeri 1 Gondangwetan berdiri tanggal 05 Mei 1992 sesuai dengan SK Pendirian dan SK Operasional no. 0216/0/1992. Sekolah yang berdiri megah ini beralamatkan di jalan Raya Bromo No. 33 Karangsentul Gondangwetan , Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Dengan status sekolah negeri, sekolah ini mempunyai posisi yang strategis karena berada di tengah-tengah wilayah yang di apit oleh empat kecamatan, yaitu sebelah utara kecamatan Bugul Kidul wilayah kota Pasuruan dan kecamatan Rejoso, sebelah selatan kecamatan Pasrepan, sebelah timur kecamatan Winongan, dan sebelah Barat kecamatan Pohjentrek dan Kejayan. Dengan keberadaan lokasi sekolah, maka peserta didik yang belajar di SMAN 1 Gondangwetan mempunyai berbagai macam kultur. Seperti bahasa yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari yaitu menggunakan bahasa Jawa dan bahasa Madura. Begitu pula adat kehidupan yang beragam yang membuat sekolah harus dapat memberikan pendidikan yang lebih baik.

SMAN 1 Gondangwetan mempunyai NPSN 20519302, sekolah ini telah dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di daerah tersebut, terbukti dari status akreditasi A yang diraihnya melalui SK No. 200/BAP-S/M/SK/X/2016 tertanggal 25-10-2016.

SMAN 1 Gondangwetan memiliki luas tanah yang memadai, yaitu 12.525 meter persegi, yang menjamin ruang gerak yang luas bagi siswa dan tenaga pengajar. Sekolah ini beroperasi dengan waktu penyelenggaraan pagi selama 5 hari, mulai hari senin sampai jumat dan pembelajaran dimulai pukul 07.00 WIB – 15.00 WIB, sementara pada hari sabtu dipergunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan kewirausahaan siswa. Dengan waktu pembelajaran yang optimal, sekolah memberikan kesempatan maksimal bagi siswa untuk menyerap ilmu pengetahuan dan mengembangkan potensi diri.

Fasilitas pendukung di sekolah ini juga cukup lengkap, termasuk akses internet yang memadai dan sumber listrik dari PLN. SMAN 1 Gondangwetan juga dilengkapi dengan fasilitas lain yang menunjang proses belajar mengajar, seperti laboratorium, perpustakaan, lapangan olahraga, ruang multimedia, mushola putra dan putri, laboraturium computer, Ruang Double Track, dan ruang kelas yang nyaman.

Komitmen SMAN 1 Gondangwetan untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi tercermin dalam visi sekolah yaitu terwujudnya insan yang berakhlakul karimah, cerdas, berprestasi, berbudaya lingkungan, dan berjiwa wirausaha. Dengan jargon school of champions, berbagai prestasi telah diraih oleh siswa. Sekolah ini senantiasa mendorong siswa untuk berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik. Keberhasilan siswa dalam berbagai kompetisi tingkat daerah maupun nasional menjadi bukti nyata dari kualitas pendidikan yang diberikan oleh SMAN 1 Gondangwetan.

Sebagai lembaga pendidikan yang memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus bangsa, SMAN 1 Gondangwetan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas yang tersedia. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk orang tua siswa, komite sekolah, dan masyarakat sekitar, SMAN 1 Gondangwetan yakin dapat terus berkembang menjadi sekolah yang unggul dan melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Terkait dengan usaha sekolah untuk menjadikan peserta didik menjadi generasi muda yang bermutu, maka SMAN 1 Gondangwetan berupaya dengan meningkatkan berbagai kegiatan dalam program-program unggulan sekolah seperti sekolah Adiwiyata Mandiri, sekolah Double Track, sekolah Literasi, sekolah Digital Skills, dan sekolah Juara. Berlandaskan visi sekolah, SMA Negeri 1 Gondangwetan bertekad mewujudkan apa yang telah tertulis dalam visi tersebut.

Gelar sekolah Adiwiyata Mandiri diperoleh pada tahun 2014. Gelar ini diberikan kepada sekolah yang telah berhasil melaksanakan program lingkungan hidup dan membina minimal 5 sekolah untuk menjadi Adiwiyata Kabupaten dan penghargaan ini diberikan kepada sekolah yang mampu mempertahankan program-program lingkungan hidup selama tiga tahun berturut-turut. Untuk menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri, sekolah terlebih dahulu harus memperoleh gelar sekolah Adiwiyata Nasional. SMA Negeri 1 Gondangwetan meraih gelar sekolah Adiwiyata Nasional pada tahun 2011 saat kepemimpinan Drs. Supriyono, M.M dan memperoleh gelar Adiwiyata Mandiri pada tahun 2014 pada kepemimpinan Abdul Hamid, S.Pd.I. Banyak program adiwiyata yang telah dilaksanakan mulai dari penanaman 1000 pohon, bank sampah, pengomposan, kegiatan jumat bersih (Gejumber), lomba-lomba kebersihan dan keindahan kelas, memperingati hari puspa, hari satwa, lingkungan hidup, dan sebagainya. Seiring dengan perkembangan Adiwiyata di SMAN 1 Gondangwetan, maka kegitan Adiwiyata di sekolah bukan hanya untuk menjalankan program saja, tetapi bagaimana kegiatan Adiwiyata sekolah dapat merubah karakter peserta didik untuk lebih peduli dengan lingkungannya. Oleh karena itu, program Adiwiyata SMAN 1 Gondangwetan saat ini lebih menitikberatkan pada kegiatan yang mengajak siswa sadar dan peduli dengan lingkungan.

Berkaitan dengan sekolah Double Track, SMAN 1 Gondangwetan merintis menjadi sekolah Double Track pada tahun 2019 pada kepemimpinan Alm. Dr. RR. Dwi Retno U.N., M.Pd, dan dilanjutkan saat kepemimpinan Drs. Teguh Hariawan, M.M, dimana mulai tahun 2021 sampai 2024 SMAN 1 Gondangwetan menjadi sekolah Double Track yang menghasilkan banyak prestasi. Sekolah Double Track adalah sekolah yang menyelenggarakan dua program pendidikan, yaitu pendidikan formal dan program keterampilan kewirausahaan. Program ini menggabungkan cara belajar SMA dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tujuan program Double Track adalah untuk memberikan keterampilan tambahan kepada siswa SMA agar siap kerja jika tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mengingat di SMAN 1 Gondangwetan 40% siswa melanjutkan ke PT dan 60% siswa tidak melanjutkan studinya. Oleh karena itulah Program DT sangat cocok dilaksanakan di SMAN 1 Gondangwetan.

Program SMA Double Track ini dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Awal SMAN 1 Gondangwetan menjadi sekolah Double Track memiliki 3 program DT unggulan yaitu DT Tata Boga Pastry Bakery, DT Fotografi, dan DT Kecantikan. Seiring berkembangnya kegiatan, Double Track SMAN 1 Gondangwetan tahun 2025 ini memiliki tiga rombel kelas regular, dimana masing-masing rombel terdiri dari 30 peserta. Untuk program Pengolahan Pastry Bakery memiliki satu rombel, Fotografi satu rombel, dan Tata Rias Pengantin Berhijab satu rombel. Sedangkan kelas Mandiri mempunyai dua rombel yaitu satu rombel Pengolahan Pastry Bakery dan satu rombel Tata Kecantikan Rambut. Kemudian untuk mewadahi siswa yang berminat dibidang otomotif, sekolah menyediakan DT Mandiri Sekolah yaitu Teknik Kendaraan Ringan (TKR).

Program-program yang dijalankan oleh semua kelas Double Track ini tentunya diharapkan dapat menghasilkan peserta DT yang mampu untuk berwirausaha dan dapat menciptakan karya mandiri sehingga mampu menghasilkan omzet yang tinggi.

Kegiatan yang dilakukan dan prestasi yang diraih siswa Double Track dapat dilihat pada:

  1. http://ketik.co.id/share/jadi-finalis-fiksi-2024-dua-siswa-sman-1-gondangwetan-terus-digembleng,
  2. http://www.ketik.co.id/share/ragam-pemasaran-produk-double-track-sman-1-gondangwetan-pasuruan,
  3. http://ketik.co.id/share/keren-double-track-sman-1-gondangwetan-raih-3-penghargaan-di-mea-2024,
  4. http://www.ketik.co.id/share/dt-fotografi-sman-1-gondangwetan-makin-berkembang-pamerkan-keunikan-dan-omzet-meningkat,
  5. http://www.ketik.co.id/share/semangat-siswa-dt-mandiri-tkr-sman-1-gondangwetan-pasuruan-gelar-program-bengkel-berjalan-di-tengah-keterbatasan,
  6. http://www.ketik.co.id/share/rezeki-tak-terduga-dt-pastry-bakery-sman-1-gondangwetan-dapat-pesanan-300-toples-dari-its,
  7. http://ketik.co.id/share/double-track-sman-1-gondangwetan-raih-penghargaan-sma-dt-terbaik-se-jatim,
  8. http://ketik.co.id/share/cafe-dt-smagonta-pasuruan-meriahkan-sma-awards-2024,
  9. http://www.ketik.co.id/share/bantu-tingkatkan-omzet-umkm-di-kantin-sekolah-dt-pastry-bakery-smagonta-gelar-pelatihan-buat-kue,
  10. http://www.ketik.co.id/share/pelajari-program-double-track-disdik-sumut-studi-banding-ke-sman-1-gondangwetan-pasuruan,
  11. http://www.ketik.co.id/share/dt-pastry-bakery-sman-1-gondangwetan-pasuruan-banjir-pesanan-resepsi-pernikahan,
  12. https://ketik.co.id/share/workshop-pengolahan-bahan-lokal-di-sman-1-gondangwetan-siswa-dt-dilatih-buat-mie-mokaf,
  13. https://ketik.co.id/share/tingkatkan-hasil-maksimal-sman-1-gondangwetan-gelar-launching-program-double-track-dan-bekali-siswa,
  14. https://ketik.co.id/share/meriah-double-track-sman-1-gondangwetan-sukses-gelar-festival-ramadhan-1446-h,
  15. https://ketik.co.id/share/dt-sman-1-gondangwetan-banjir-orderan-ratusan-kue-takjil-di-bulan-ramadhan,
  16. https://ketik.co.id/share/lomba-rias-pengantin-warnai-peringatan-hardiknas-di-sman-1-gondangwetan,

Selanjutnya adalah Sekolah Literasi yang berkembang sejak kepemimpinan Drs. Teguh Hariawan, M.M pada tahun 2021 sampai tahun 2024. Dengan inovasi literasi berbasis model OPO TUMON (Observasi, Potensi, Organisasi, Trend, Useful, Meaningful, Out of The Box, Management), SMAN 1 Gondangwetan sukses menjadi sekolah Literasi. Program kerja literasi di sekolah ini antara lain; adanya Tim Literasi, Perpustakaan Digital, Café Baca, Taman Baca, Penerbitan Buku Guru dan Siswa ber-ISBN, Penerbitan media sekolah (majalah sekolah cetak dan digital, majalah dinding 2D dan 3D, Koran Dinding/ Newspaper Design, Buletin, Pojok Baca Kelas, Poster, dll), Diklat dan Seminar Literasi, Lomba-lomba Literasi, Kegiatan Pembelajaran berbasis Literasi, History Corner, Duta Literasi, Upacara Bendera dengan pembawa acara Bilingual, Membaca senyap, 15 menit sebelum KBM, satu guru satu blog, Outdoor activities (penelitian). Selengkapnya tentang kegiatan literasi di SMA Negeri 1 Gondangwetan dan apa saja yang dilakukan agar peserta didik berliterasi dengan baik dapat dilihat di website sekolah https://smangondangwetan.sch.id.

Berikutnya adalah Sekolah Digital Skills adalah sekolah yang mempunyai program dengan menggunakan teknologi digital untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan manajemen sekolah. Digitalisasi sekolah merupakan proses mengadopsi teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan aksesibilitas pembelajaran. Digital Skills adalah program pelatihan kerjasama Unicef dengan ITS dan Dinas Pendidikan Jawa Timur yang memberikan kesempatan untuk mendukung kaum muda dan remaja menjadi kekuatan untuk perubahan sosial dan ekonomi yang positif, berkontribusi pada tenaga kerja yang kompetitif, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, tata kelola yang lebih baik, dan masyarakat sipil yang dinamis. Kegiatan Unicef – Digital Skills dirancang untuk membangun keterampilan yang berguna untuk masa depan siswa didalam menghadapi era digital. Program Sekolah Digital Skills di SMAN 1 Gondangwetan ini dimulai pada tahun 2023, masa kepemimpinan Drs. Teguh Hariawan. Beberapa program dari Digital Skills SMAN 1 Gondangwetan ini adalah keterampilan pembuatan website, penggunaan media sosial untuk branding product, pembuatan promosi digital, keterampilan menggunakan aplikasi canva, dan editing foto dan video.

Inovasi SMAN 1 Gondangwetan tahun 2024 adalah mengembangkan Gerakan Sekolah Sehat (GSS) pada kepemimpinan Putut Suhendra, S.Pd., M.M, selaku Plt Kepala SMAN 1 Gondangwetan. Launching GSS dilakukan pada tanggal 13 November 2024 dan ditandai dengan penandatangan bersama sebagai bentuk kesepakatan bersama pelaksanaan Gerakan Sekolah Sehat di SMAN 1 Gondangwetan. Launching GSS ini dimeriahkan dengan senam GSS yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. GSS di SMAN 1 Gondangwetan bertujuan meningkatkan kesehatan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan serta orangtua dan masyarakat. Dan program GSS ini berfokus pada lima tujuan kesehatan, sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa, sehat lingkungan. Program GSS di SMAN 1 Gondangwetan diawali dengan pengadaan galon air di tiap-tiap kelas sebagai air minum sehat dan makan bersama dengan menu sehat pada setiap selesai acara khotmil Qur’an (Jumat Legi) oleh semua warga sekolah.

Pada tahun 2025 ini, di era kepemimpinan Wawan Pramunadi, M.Pd, inovasi sekolah yang dicanangkan adalah Golden Bridge untuk Generasi Emas SMAN 1 Gondangwetan. Tujuannya adalah Mmnciptakan kebijakan sekolah yang secara efektif dengan menjembatani kebutuhan siswa yang berorientasi pada kuliah, kerja, dan wirausaha. Kemudian mengembangkan sistem pendidikan yang holistik dan terintegrasi, membekali siswa dengan kompetensi yang relevan untuk berbagai jalur kesuksesan. Berikutnya adalah meningkatkan angka transisi siswa yang sukses ke pendidikan tinggi yang sesuai, dunia kerja yang relevan, atau menjadi wirausaha yang mandiri. Selanjutnya, membangun budaya sekolah yang mendukung pengembangan potensi individu dan aspirasi karir yang beragam. Ynag terakhir adalah mendorong kolaborasi antara sekolah, dunia pendidikan tinggi, industri, dan komunitas wirausaha.

Terkait dengan jargon Sekolah Juara yang dimaksud adalah banyaknya medali kejuaraan yang diperoleh oleh siswa, kepala sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan di SMAN 1 Gondangwetan. Kejuaraan yang diperoleh siswa baik di bidang akademik maupun non akademik mulai dr tingkat kab/ kota, provinsi, nasional, pada tahun 2021 adalah 37 kejuaraan. Tahun 2022 sejumlah 49 kejuaraan. Tahun 2023 meraih 94 kejuaraan. Tahun 2024 sejumlah 99 kejuaraan. Sedangkan tahun 2025, sampai bulan Mei ini mencapai 22 kejuaraan.