

Gondangwetan – Adiwiyata SMAN 1 Gondangwetan mengadakan pelatihan kokedama di area School Food Care (SFC) SMAGONTA dengan mengundang pakar ahli dari Malang, Jumat, 3 Oktober 2025. Tujuan pelatihan kokedama tersebut untuk mempelajari dan mengembangkan keterampilan dalam membuat tanaman yang ditanam dalam potongan bola lumut yang kemudian digantung ataupun diletakkan dimeja. Pelatihan ini dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang hortikultura, dekorasi, dan kreativitas. Selain itu, pelatihan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan inovasi serta menghasilkan karya seni yang indah dan bermanfaat. Acara diikuti oleh kader lingkungan SMAN 1 Gondangwetan sejumlah 35 murid, 33 murid perwakilan kelas, dan 30 orang pengurus Adiwiyata SMAN 1 Gondangwetan. Kegiatan digelar selama lima jam dengan penuh semangat dan antusias. Wawan Pramunadi, Kepala SMAN 1 Gondangwetan mengungkapkan jika pelatihan kokedama ini bukan hanya untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan murid dalam seni tanaman tetapi juga untuk melatih kewirausahaan. “Sesuai dengan visi sekolah dibagian akhir yakni berjiwa wirausaha, sekolah mengupayakan kegiatan ini untuk melatih mental wirausaha dan berharap para kader yang mengikuti pelatihan hari ini dapat mempunyai gambaran tentang wirausaha dari kokedama ini,” paparnya. Pelatihan tersebut juga mendapat apresiasi dari pelatihnya. “Peserta pelatihan sangat semangat dan mereka berlatih dengan keinginan untuk bisa. Itulah yang saya harapkan. Kreatifitas dalam seni merangkai tanaman hias membutuhkan ketelatenan, ketelitian, dan kesabaran. Semoga bermanfaat,” ujar Heru Susilo Wardoyo, pakar ahli kokedama dari Malang.