
Penanaman nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, dan literasi digital ditunjukkan kembali oleh SMAN 1 Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan melalui pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Masa Bhakti 2026–2027 yang dilaksanakan secara online, Selasa, 15 September 2026. Proses pemilihan secara digital memberikan kesempatan kepada warga sekolah untuk menggunakan hak pilihnya secara langsung melalui sistem pemungutan suara online yang telah disiapkan oleh panitia. Kegiatan tersebut dirancang agar pemilihan berlangsung secara tertib, efektif, dan dapat diikuti oleh warga sekolah dengan mudah. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS menjadi wadah pendidikan karakter yang memberikan pengalaman kepada murid mengenai proses demokrasi, mulai dari mengenal calon pemimpin, memahami visi dan misi, menentukan pilihan, hingga menghargai hasil pemilihan. Sebelum pemungutan suara dilaksanakan, para calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS menyampaikan visi dan misi kepada warga sekolah pada hari Senin, 14 September 2026 setelah upacara bendera, di mana ada dua paslon dalam kegiatan tersebut. Paslon 1 adalah Pradipta Farandy Rafif Annafis (XI-4) dan M. Alif Ardiansyah (X-2). Sedangkan Paslon 2 adalah Allan Rachman Abadi (XI-5) dan Isa Arum Arroyan (X-4). Dua Paslon Ketua dan Wakil Ketua OSIS Masa Bhakti 2026-2027 yang meramaikan suasana dalam kegiatan pemungutan suara secara online sebagai bentuk dari penanaman nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, dan literasi digital, Selasa, 15 September 2026. Kepala SMAN 1 Gondangwetan, Ery Widyastuti, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan pemilihan OSIS secara online yang melibatkan murid secara aktif.

Dari pemungutan suara dalam pemilihan OSIS Masa Bakti 2026–2027 secara online tersebut telah ditetapkan pemenangnya yakni dari paslon 1 Pradipta Farandy Rafif Annafis (XI-4) dan M. Alif Ardiansyah (X-2) dengan visinya mewujudkan OSIS SMAN 1 Gondangwetan sebagai wadah organisasi yang memiliki solidaritas tanpa batas, dan berempati untuk menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pengembangan karakter serta potensi setiap murid baik akademik maupun non akademik. Sedangkan misi mereka adalah ingin mendorong keterlibatan murid dalam kegiatan sekolah, membangun komunikasi, dan menumbuhkan kesadaran tertib aturan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap kepengurusan OSIS Masa Bakti 2026–2027 dapat menjadi wadah pengembangan potensi murid sekaligus mitra sekolah dalam menciptakan berbagai kegiatan yang positif, kreatif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan karakter.(*)